Batu bata alumina karbon adalah jenis bahan tahan api kombinasi karbon yang terbuat dari alumina dan bahan karbon, terkadang dicampur dengan silikon karbida, silikon logam, dan pengikat organik lainnya, seperti resin. Jenis batu bata tahan api alumina karbon meliputi batu bata geser alumina karbon, batu bata nosel cor, batu bata alumina karbon tahan alkali, dan batu bata alumina karbon tanur tinggi. Ciri-ciri batu bata tahan api alumina karbon adalah ketahanan korosi yang kuat, stabilitas kejut termal yang baik, kekuatan tinggi, dan konduktivitas termal yang tinggi.
Batu bata alumina karbon dibuat dengan menggunakan klinker bauksit kelas khusus, korundum, grafit, dan alumina sedang sebagai bahan baku utama, dikombinasikan dengan beberapa jenis aditif bubuk super halus. Proses pembuatan batu bata tahan api alumina karbon adalah dengan menambahkan oksida aluminium, karbon, bubuk silikon, dan sejumlah kecil bahan baku lainnya ke bahan baku, kemudian menggunakan aspal, pengikat, resin, atau bahan tambahan lainnya, mencampur, menekan, membentuk, dan melakukan sintering sekitar 1300 ℃ dalam atmosfer reduksi.
Batu bata alumina karbon dapat dibagi menjadi dua klasifikasi, yaitu batu bata magnesia alumina karbon dan batu bata alumina magnesia karbon.
Batu bata karbon magnesia alumina, dengan bahan baku berupa magnesit, korundum, spinel, dan grafit bermutu tinggi, yang diikat dengan resin, memiliki ciri khas ketahanan terhadap terak yang baik.
Batu bata karbon alumina magnesia, dengan bahan baku berupa bauksit bermutu tinggi, korundum, spinel, magnesit kemurnian tinggi, dan grafit, yang diikat dengan resin, memiliki ciri khas ketahanan terhadap erosi dan korosi, serta ketahanan terhadap pengelupasan.
| Barang-barang | Properti | ||
| RSAC-1 | RSAC-2 | RSAC-3 | |
| Al2O3 ,% ≥ | 65 | 60 | 55 |
| C,% ≥ | 11 | 11 | 9 |
| Fe2O3 ,% ≤ | 1.5 | 1.5 | 1.5 |
| Kepadatan Massal, g/cm3 ≥ | 2,85 | 2,65 | 2.55 |
| Porositas Tampak, % ≤ | 16 | 17 | 18 |
| Kekuatan Tekan Dingin, MPa ≥ | 70 | 60 | 50 |
| Ketahanan Panas di Bawah Beban (0,2 MPa) °C ≥ | tahun 1650 | tahun 1650 | tahun 1600 |
| Siklus Ketahanan Guncangan Termal (1100°C, pendinginan air) | 100 | 100 | 100 |
| Indeks Korosi Cairan Besi, % ≤ | 2 | 3 | 4 |
| Permeabilitas, mDa ≤ | 0,5 | 2 | 2 |
| Ukuran Pori Rata-rata, mm≤ | 0,5 | 1 | 1 |
| Pori-pori Kurang dari 1mm Volume Persentase % ≥ | 80 | 70 | 70 |
| Ketahanan Alkali,% ≤ | 10 | 10 | 15 |
| Konduktivitas Termal, W/( m·K) ≥ | 13 | 13 | 13 |
Batu bata alumina karbon digunakan untuk melapisi bagian bawah tungku, cerobong, dan dinding pendingin tanur tinggi. Batu bata magnesia alumina karbon terutama digunakan untuk lapisan terak atas dan bawah sendok tuang. Batu bata alumina magnesia karbon terutama digunakan untuk lapisan terak dan bagian bawah sendok tuang.